Category Archives: Artikel

  • 0

Menguasai Indonesia Melalui Narkoba

Category : Artikel

 

 

 

 

 

 

 

Berbagai metode diciptakan dan dikembangkan oleh jaringan sindikat narkoba untuk mempertahankan kesinambungan pasar atau konsumen. Salah satunya dengan metode “regenerasi pasar”. Metode ini diimplementasikan dengan cara mencekoki anak-anak usia dini dengan narkoba yang “dikamuflasekan” di dalam makanan atau candy. Tujuannya agar sejak usia dini sudah aktif menjadi pengguna narkoba (secara tidak disadari), sehingga tubuhnya akan mengalami toleransi terhadap narkoba dan psikologis serta mentalnya akan mengalami adiksi atau ketergantungan, sehingga diusia remaja atau dewasa nanti yang bersangkutan akan menjadi pengguna aktif atau pencandu narkoba dan menjadi pangsa pasar potensial peredaran gelap narkoba.

Perang candu di China tahun 1840 – 1842 adalah bukti nyata bahwa narkoba sangat ampuh digunakan sebagai “alat” (kekuatan terselubung) untuk menguasai negara lain. Berpikir analogi dengan perang candu yang terjadi di pertengahan abad 18 – 19 tersebut, rasanya jadi masuk akal apabila ada beberapa orang yang punya analisis “jangan-jangan Indonesia sedang mengalami serangan dari negara lain dengan menggunakan narkoba sebagai “senjata” atau “alat” untuk menghancurkan kekuatan dan kedaulatan bangsa Indionesia” atau istilah kerennya sebagai proxy war atau perang asimetris.

Negara lain sudah dengan sangat matang perencanaannya untuk menguasai Indonesia, tetapi tragisnya bangsa Indonesia sendiri tidak merasakan apa-apa atau tidak menyadari adanya serangan tersebut.

Buktinya, suplai narkoba sebegitu besarnya (ratusan ton pertahun), angka pengguna sebegitu banyaknya (lebih dari 5 juta orang data tahun 2015), kematian 40 – 50 orang tiap hari akibat mengkonsumsi narkoba, tetapi rasanya hanya Polri, BNN, dan Bea Cukai yang concern dan bekerja keras memberantas penyelundupan narkoba.

Kesuksesan pengungkapan, penangkapan bandar, dan penyitaan barang bukti narkoba oleh lembaga tersebut sejatinya hanya sebagai “pemadam kebakaran” manakala demand tidak tertangani dengan baik dan kita gagal mengendalikan laju pertumbuhannya. Bagaimana dengan lembaga pemerintah yang lain? Bagaimana dengan elemen bangsa yang lain? Apakah sudah berkontribusi nyata? Jawabnya, masyarakat bisa menilai sendiri.

Ironisnya lagi, Presiden sudah berulang kali menyatakan darurat narkoba, tetapi direspons dengan biasa-biasa saja. Akankah bangsa Indonesia menjadi kelinci percobaan negara-negara lain dalam mengaplikasikan metode “perang candu” di era modern saat ini? Jawabnya ada pada benak pikiran kita masing-masing.

Selain motivasi proxy war sebagaimana telah diuraikan di atas, keuntungan finansial yang luar biasa besarnya juga memotivasi sindikat narkoba menjalankan bisnisnya. Keuntungan finansial yang luar biasa besarnya tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan, termasuk kegiatan berbagai agenda politik atau kegiatan terorisme (narco-terrorism). Agenda yang manakah yang tengah terjadi di Indonesia dewasa ini ? Jawabnya, masih diperlukan kajian yang mendalam terkait dengan fakta-fakta yang tengah terjadi dewasa ini. Karena Indonesia negara yang amat sangat kaya raya sumber daya alam.

Please follow and like us:
0

  • 0

Daftar Narkotika Menurut Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Permenkes No 7 Tahun 2018

Category : Artikel

A. Daftar Narkotika Golongan I

  1. Tanaman Papaver Somniferum L dan semua bagian-bagiannya termasuk buah dan jeraminya, kecuali bijinya. 
  2. Opium mentah, yaitu getah yang membeku sendiri, diperoleh dari buah tanaman Papaver Somniferum L yang hanya mengalami pengolahan sekedar untuk pembungkus dan pengangkutan tanpa memperhatikan kadar morfinnya.                                                                                 
  3. Opium masak terdiri dari : 
    1. candu, hasil yang diperoleh dari opium mentah melalui suatu rentetan pengolahan khususnya dengan pelarutan, pemanasan dan peragian dengan atau tanpa penambahan bahan-bahan lain, dengan maksud mengubahnya menjadi suatu ekstrak yang cocok untuk pemadatan.
    2. jicing, sisa-sisa dari candu setelah dihisap, tanpa memperhatikan apakah candu itu dicampur dengan daun atau bahan lain. 
    3. jicingko, hasil yang diperoleh dari pengolahan jicing. 
  4. Tanaman koka, tanaman dari semua genus Erythroxylon dari keluarga Erythroxylaceae termasuk buah dan bijinya.
  5. Daun koka, daun yang belum atau sudah dikeringkan atau dalam bentuk serbuk dari semua tanaman genus Erythroxylon dari keluarga Erythroxylaceae yang menghasilkan kokain secara langsung atau melalui perubahan kimia. 
  6. Kokain mentah, semua hasil-hasil yang diperoleh dari daun koka yang dapat diolah secara langsung untuk mendapatkan kokaina.
  7. Kokaina, metil ester-1-bensoil ekgonina. 
  8. Tanaman ganja, semua tanaman genus genus cannabis dan semua bagian dari tanaman termasuk biji, buah, jerami, hasil olahan tanaman ganja atau bagian tanaman ganja termasuk damar ganja dan hasis.
  9. Tetrahydrocannabinol, dan semua isomer serta semua bentuk stereo kimianya. 
  10. Delta 9 tetrahydrocannabinol, dan semua bentuk stereo kimianya. 
  11. Asetorfina : 3-0-acetiltetrahidro-7α-(1-hidroksi-1-metilbutil)-6, 14-endoeteno-oripavina.
  12. Acetil – alfa – metil fentanil N-[1-(α-metilfenetil)-4-piperidil] asetanilida.
  13. Alfa-metilfentanil : N-[1 (α-metilfenetil)-4-piperidil] propionanilida
  14. Alfa-metiltiofentanil : N-[1-] 1-metil-2-(2-tienil) etil]-4-iperidil] priopionanilida
  15. Beta-hidroksifentanil : N-[1-(beta-hidroksifenetil)-4-piperidil] propionanilida
  16. Beta-hidroksi-3-metil-fentanil : N-[1-(beta-hidroksifenetil)-3-metil-4 piperidil] propio-nanilida.
  17. Desmorfina : Dihidrodeoksimorfina
  18. Etorfina : tetrahidro-7α-(1-hidroksi-1-metilbutil)-6, 14-endoeteno-oripavina
  19. Heroina : Diacetilmorfina
  20. Ketobemidona : 4-meta-hidroksifenil-1-metil-4propionilpiperidina
  21. 3-metilfentanil : N-(3-metil-1-fenetil-4-piperidil) propionanilida
  22. 3-metiltiofentanil : N-[3-metil-1-[2-(2-tienil) etil]-4-piperidil] propionanilida
  23. MPPP : 1-metil-4-fenil-4-piperidinol propianat (ester)
  24. Para-fluorofentanil : 4′-fluoro-N-(1-fenetil-4-piperidil) propionanilida
  25. PEPAP : 1-fenetil-4-fenil-4-piperidinolasetat (ester)
  26. Tiofentanil : N-[1-[2-(2-tienil)etil]-4-piperidil] propionanilida
  27. BROLAMFETAMINA, nama lain : (±)-4-bromo-2,5-dimetoksi- α -metilfenetilamina DOB
  28. DET : 3-[2-( dietilamino )etil] indol
  29. DMA : ( + )-2,5-dimetoksi-  α  -metilfenetilamina
  30. DMHP : 3-(1 ,2-dimetilheptil)-7 ,8,9, 10-tetrahidro-6,6,9-trimetil-6H-dibenzo[b, d]piran-1-ol
  31. DMT : 3-[2-( dimetilamino )etil] indol
  32. DOET : (±)-4-etil-2,5-dimetoksi- α –metilfenetilamina
  33. ETISIKLIDINA, nama lain   PCE : N-etil-1-fenilsikloheksilamina
  34. ETRIPTAMINA. : 3-(2aminobutil) indole
  35. KATINONA : (-)-(S)- 2-aminopropiofenon
  36. ( + )-LISERGIDA, nama lain : 9,10-didehidro-N, N-dietil-6-metilergolina-8 β – LSD, LSD-25 karboksamida
  37. MDMA : (±)-N,  α  -dimetil-3,4-(metilendioksi)fenetilamina  
  38. Meskalina : 3,4,5-trimetoksifenetilamina
  39. METKATINONA : 2-(metilamino )-1- fenilpropan-1-on
  40. 4- metilaminoreks : (±)-sis- 2-amino-4-metil- 5- fenil- 2-oksazolina
  41. MMDA : 5-metoksi- α -metil-3,4-(metilendioksi)fenetilamina
  42. N-etil MDA : (±)-N-etil- α -metil-3,4-(metilendioksi)fenetilamin
  43. N-hidroksi MDA : (±)-N-[ α -metil-3,4-   (metilendioksi)fenetil]hidroksilamina
  44. Paraheksil : 3-heksil-7,8,9, 10-tetrahidro-6,6, 9-trimetil-6H-dibenzo   [b,d] piran-1-ol
  45. PMA : p-metoksi-  α  -metilfenetilamina
  46. psilosina, psilotsin : 3-[2-( dimetilamino )etil]indol-4-ol
  47. PSILOSIBINA : 3-[2-(dimetilamino)etil]indol-4-il dihidrogen fosfat
  48. ROLISIKLIDINA, nama lain : 1-( 1- fenilsikloheksil)pirolidina PHP,PCPY
  49. STP, DOM : 2,5-dimetoksi-  α ,4-dimetilfenetilamina
  50. TENAMFETAMINA, nama lain : α  -metil-3,4-(metilendioksi)fenetilamina MDA
  51. TENOSIKLIDINA, nama lain  : 1- [1-(2-tienil) sikloheksil]piperidina TCP
  52. TMA : (±)-3,4,5-trimetoksi-  α  -metilfenetilamina
  53. AMFETAMINA : (±)-  α –metilfenetilamina
  54. DEKSAMFETAMINA : ( + )-  α –metilfenetilamina
  55. FENETILINA : 7-[2-[(  α -metilfenetil)amino]etil]teofilina
  56. FENMETRAZINA : 3- metil- 2 fenilmorfolin
  57. FENSIKLIDINA, nama lain   PCP : 1-( 1- fenilsikloheksil)piperidina
  58. LEVAMFETAMINA, nama lain : (- )-(R)-  α  -metilfenetilamina levamfetamina
  59. Levometamfetamina : ( -)- N,  α  -dimetilfenetilamina
  60. MEKLOKUALON : 3-( o-klorofenil)- 2-metil-4(3H)- kuinazolinon
  61. METAMFETAMINA : (+ )-(S)-N, α –dimetilfenetilamina
  62. METAKUALON : 2- metil- 3-o-to lil-4(3H)- kuinazolinon
  63. ZIPEPPROL : α – ( α metoksibenzil)-4-( β-metoksifenetil )-1-piperazinetano  
  64. Sediaan opium dan/atau campuran dengan bahan lain bukan Narkotika
  65. 5-APB : 5-(2-Aminopropil)benzofuran ; 1-benzofuran-5-ilpropan-2-amina
  66. 6-APB : 6-(2-Aminopropil)benzofuran ; 1-benzofuran-6-ilpropan-2-amina
  67. 25B-NBOMe : 2-(4-Bromo-2,5-dimetoksifenil)-N-[(2-metoksifenil)metil]etanamina
  68. 2-CB : 2-(4-Bromo-2,5-dimetoksifenil)etanamina; 4-Bromo-2,5-dimetoksimetamfetamina
  69. 25C-NBOMe, nama lain 2C-C-NBOMe : 1-(4-Kloro-2,5-dimetoksifenil)-N-[(2-metoksifenil)metil]-2-etanamina
  70. Dimetilamfetamina, nama lain DMA : N,N-Dimetil-1-fenilpropan-2-amina
  71. DOC : 1-(4-Kloro-2,5-dimetoksi-fenil)propan-2-amina
  72. ETKATINONA: 2-etilamino-1-fenilpropan-1-on
  73. JWH-018 : (1-Pentil-1H-indol-3-il)-1-naftalenil-metanon
  74. MDPV: 3,4-Metilendioksipirovaleron, nama lain : 1-(3,4-metilendioksifenil)-2-(1-pirolidinil)pentan-1-on;
  75. MEFEDRON, nama lain 4-MMC : 1-(4-metilfenil)-2-metilaminopropan-1-on
  76. METILON, nama lain MDMC : 2-Metilamino-1-(3,4-metilendioksifenil)propan-1-on
  77. 4-METILKATINONA, nama lain 4-MEC : 2-etilamino-1-(4-metilfenil)propan-1-on
  78. MPHP : 1-(4-Metilfenil)-2-(1-pirrolidinil)-1-heksan-1-on
  79. 25I-NBOMe, nama lain 2C-I-NBOMe : 1-(4-Iodo-2,5-dimetoksifenil)-N-[(2-metoksifenil)metil]etanamina
  80. PENTEDRONE : (±)-1-Fenil-2-(metilamino)pentan-1-on
  81. PMMA : p-Metoksimetamfetamina; N-metil-1-(4-Metoksifenil)propan-2-amina
  82. XLR-11, nama lain 5-FLUORO-UR-144 : (1-(5-Fluoropentil)-1H-indol-3-il)2,2,3,3-tetrametilsiklo propil)-metanon
  83. 5-FLUORO AKB 48, nama lain 5F-APINACA : N-(Adamantan-1-il)-1-(5-fluoropentil)-1H-indazol-3-karboksamida
  84. MAM-2201 : [1-(5-Fluoropentil)-1H-indol-3-il](4-metilnaftalen-1-il)-metanona
  85. FUB-144, nama lain FUB-UR-144 : (1-(4-Fluorobenzil)-1H-indol-3-il) (2,2,3,3-tetrametilsiklopropil) metanona
  86. AB-CHMINACA : N-[(1S)-1-(Aminokarbonil)-2-metilpropil]-1-(sikloheksilmetil)-1Hindazol-3-karboksamida
  87. AB-FUBINACA : N-(1-Amino-3-metil-1-oksobutan-2-il)-1-(4-fluorobenzil)-1H-indazol-3-karboksamida
  88. FUB-AMB,nama lain AMBFUBINACA: Metil 2-({1-[(4-fluorofenil) metil]-1Hindazol-3-karbonil} amino)-3-metilbutanoat
  89. AB-PINACA : N-(1-Amino-3-metil-1-oksobutan-2-il)-1-pentil-1H-indazol-3-karboksamida
  90. THJ-2201 : [1-(5-Fluoropentil)-1H-indazol-3-il](naftalen-1-il) metanona
  91. THJ-018 : 1-Naftalenil(1-pentil-1H-indazol-3-il)metanona
  92. MAB-CHMINACA, nama lain ADBCHMINACA : N-(1-Amino-3,3-dimetil-1-oksobutan- 2-il)-1-(sikloheksilmetil)-1H-indazol-3-karboksamida
  93. ADB-FUBINACA : N-(1-Amino-3,3-dimetil-1-oksobutan-2-il)-1-(4-fluorobenzil)-1H-indazol-3-karboksamida
  94. MDMB-CHMICA, nama lain MMBCHMINACA : Metil 2-{[1-(sikloheksilmetil)indol-3-karbonil] amino}-3,3- dimetilbutanoat
  95. 5-FLUORO-ADB : Metil 2-{[1-(5-fluoropentil)-1Hindazol-3-karbonil]amino}-3,3-dimetilbutanoat
  96. AKB-48, nama lain APINACA : N-(Adamantan-1-il)-1-pentil-1Hindazol-3-karboksamida
  97. 4-APB : 1-(1-Benzofuran-4-il) propan-2-amina
  98. ETILON, nama lain bk-MDEA, MDEC : (RS)-1-(1,3-Benzodioksol-5-il)-2-(etilamino)propan-1-on
  99. TFMPP : 1-(3-(Trifluorometil)fenil) piperazin
  100. ALFA-METILTRIPTAMINA : 2-(1H-Indol-3-il)-1-metil-etilamina
  101. 5-MeO-MiPT : N-[2-(5-Metoksi-1H-indol-3-il)etil]-Nmetilpropan-2-amina
  102. METOKSETAMINA, nama lain MXE : (RS)2-(3-Metoksifenil)-2-(etilamino)sikloheksanona
  103. BUFEDRON, nama lain METILAMINOBUTIROFENON (MABP) : 2-(Metilamino)-1-fenilbutan-1-on
  104. 4-KLOROMETKATINONA, nama lain 4-CMC, KLEFEDRON : 1-(4-Klorofenil)-2-(metilamino)propan-1-on
  105. AH-7921 : 3,4-Dikloro-N-{[1-(dimetilamino)sikloheksil]metil}benzamida
  106. 4-MTA : 1-[4-(Metilsulfanil)fenil]propan-2-amina
  107. AM-2201, nama lain JWH-2201 : 1-[(5-Fluoropentil)-1H-indol-3-il]-(naftalen-1-il)metanona
  108. ASETILFENTANIL : N-[1-(2-Feniletil)-4-piperidil]-Nfenilasetamida
  109. MT-45 : 1-Sikloheksil-4-(1,2-difeniletil)piperazin
  110. ALFA-PVP : 1-Fenil-2-(pirrolidin-1-il)pentan-1-on
  111. 4,4’-DMAR, nama lain 4,4’-DIMETILAMINOREKS : 4-Metil-5-(4-metilfenil)-4,5-dihidro-1,3-oksazol-2-amina
  112. METAMFETAMINA RASEMAT : (±)-N,α-Dimetilfenetilamina
  113. Garam-garam dari Narkotika dalam golongan tersebut di atas.
  114. Tanaman KHAT (Catha edulis) 

 

B. Daftar Narkotika Golongan II

  1. Alfasetilmetadol : Alfa-3-asetoksi-6-dimetil amino-4,4-difenilheptana
  2. Alfameprodina : Alfa-3-etil-1-metil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
  3. Alfametadol : alfa-6-dimetilamino-4,4-difenil-3-heptanol
  4. Alfaprodina : alfa-l, 3-dimetil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
  5. Alfentanil : N-[1-[2-(4-etil-4,5-dihidro-5-okso-l H-tetrazol-1-il)etil]-4-(metoksimetil)-4-pipe ridinil]-N-fenilpropanamida                                                       
  6. Allilprodina : 3-allil-1-metil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
  7. Anileridina : Asam 1-para-aminofenetil-4-fenilpiperidina)-4-karboksilat etil ester
  8. Asetilmetadol : 3-asetoksi-6-dimetilamino-4, 4-difenilheptana
  9. Benzetidin : asam 1-(2-benziloksietil)-4-fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
  10. Benzilmorfina : 3-benzilmorfina
  11. Betameprodina : beta-3-etil-1-metil-4-fenil-4-propionoksipipe ridina
  12. Betametadol : beta-6-dimetilamino-4,4-difenil-3–heptanol
  13. Betaprodina : beta-1,3-dimetil-4-fenil-4-propionoksipipe ridina
  14. Betasetilmetadol : beta-3-asetoksi-6-dimetilamino-4, 4-difenilheptana
  15. Bezitramida : 1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4-(2-okso-3-propionil-1-benzimidazolinil)-piperidina
  16. Dekstromoramida : (+)-4-[2-metil-4-okso-3,3-difenil-4-(1-pirolidinil)butil]-morfolina
  17. Diampromida :  N-[2-(metilfenetilamino)-propil]propionanilida
  18. Dietiltiambutena : 3-dietilamino-1,1-di(2′-tienil)-1-butena
  19. Difenoksilat : asam 1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
  20. Difenoksin : asam 1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4-fenilisonipekotik
  21. Dihidromorfina
  22. Dimefheptanol : 6-dimetilamino-4,4-difenil-3-heptanol
  23. Dimenoksadol : 2-dimetilaminoetil-1-etoksi-1,1-difenilasetat
  24. Dimetiltiambutena : 3-dimetilamino-1,1-di-(2′-tienil)-1-butena
  25. Dioksafetil butirat : etil-4-morfolino-2, 2-difenilbutirat
  26. Dipipanona : 4, 4-difenil-6-piperidina-3-heptanona
  27. Drotebanol : 3,4-dimetoksi-17-metilmorfinan-6ß,14-diol  
  28. Ekgonina, termasuk ester dan derivatnya yang setara dengan ekgonina dan kokaina.
  29. Etilmetiltiambutena : 3-etilmetilamino-1, 1-di-(2′-tienil)-1-butena
  30. Etokseridina : asam1-[2-(2-hidroksietoksi)-etil]-4fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
  31. Etonitazena : 1-dietilaminoetil-2-para-etoksibenzil-5nitrobenzimedazol
  32. Furetidina : asam 1-(2-tetrahidrofurfuriloksietil)4 fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester)
  33. Hidrokodona : dihidrokodeinona
  34. Hidroksipetidina : asam 4-meta-hidroksifenil-1-metilpiperidina-4-karboksilat etil ester 
  35. Hidromorfinol : 14-hidroksidihidromorfina
  36. Hidromorfona : dihidrimorfinona
  37. Isometadona : 6-dimetilamino- 5 -metil-4, 4-difenil-3-heksanona
  38. Fenadoksona : 6-morfolino-4, 4-difenil-3-heptanona
  39. Fenampromida : N-(1-metil-2-piperidinoetil)-propionanilida
  40. Fenazosina : 2′-hidroksi-5,9-dimetil- 2-fenetil-6,7-benzomorfan
  41. Fenomorfan : 3-hidroksi-N–fenetilmorfinan
  42. Fenoperidina : asam1-(3-hidroksi-3-fenilpropil)-4-fenilpiperidina-4-karboksilat Etil ester
  43. Fentanil : 1-fenetil-4-N-propionilanilinopiperidina
  44. Klonitazena : 2-para-klorbenzil-1-dietilaminoetil-5-nitrobenzimidazol
  45. Kodoksima : dihidrokodeinona-6-karboksimetiloksima
  46. Levofenasilmorfan : (1)-3-hidroksi-N-fenasilmorfinan
  47. Levomoramida : (-)-4-[2-metil-4-okso-3,3-difenil-4-(1pirolidinil)butil] morfolina
  48. Levometorfan : (-)-3-metoksi-N-metilmorfinan
  49. Levorfanol : (-)-3-hidroksi-N-metilmorfinan
  50. Metadona : 6-dimetilamino-4, 4-difenil-3-heptanona
  51. Metadona intermediate : 4-siano-2-dimetilamino-4, 4-difenilbutana
  52. Metazosina : 2′-hidroksi-2,5,9-trimetil-6, 7-benzomorfan
  53. Metildesorfina : 6-metil-delta-6-deoksimorfina
  54. Metildihidromorfina : 6-metildihidromorfina
  55. Metopon : 5-metildihidromorfinona
  56. Mirofina : Miristilbenzilmorfina
  57. Moramida intermediate : asam (2-metil-3-morfolino-1, 1difenilpropana karboksilat
  58. Morferidina : asam 1-(2-morfolinoetil)-4-fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
  59. Morfina-N-oksida
  60. Morfin metobromida dan turunan morfina nitrogen pentafalent lainnya termasuk bagian turunan morfina-N-oksida, salah satunya kodeina-N-oksida
  61. Morfina
  62. Nikomorfina : 3,6-dinikotinilmorfina
  63. Norasimetadol : (±)-alfa-3-asetoksi-6metilamino-4,4-difenilheptana
  64. Norlevorfanol : (-)-3-hidroksimorfinan
  65. Normetadona : 6-dimetilamino-4,4-difenil-3-heksanona
  66. Normorfina : dimetilmorfina atau N-demetilatedmorfina
  67. Norpipanona : 4,4-difenil-6-piperidino-3-heksanona
  68. Oksikodona : 14-hidroksidihidrokodeinona
  69. Oksimorfona : 14-hidroksidihidromorfinona
  70. Petidina intermediat A : 4-siano-1-metil-4-fenilpiperidina
  71. Petidina intermediat B : asam4-fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
  72. Petidina intermediat C : Asam1-metil-4-fenilpiperidina-4-karboksilat
  73. Petidina : Asam1-metil-4-fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
  74. Piminodina : asam 4-fenil-1-( 3-fenilaminopropil)- pipe ridina-4-karboksilat etil ester
  75. Piritramida : asam1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4(1-piperidino)-piperdina-4-Karbosilat armida
  76. Proheptasina : 1,3-dimetil-4-fenil-4-propionoksiazasikloheptana
  77. Properidina : asam1-metil-4-fenilpiperidina-4-karboksilat isopropil ester
  78. Rasemetorfan : (±)-3-metoksi-N-metilmorfinan
  79. Rasemoramida : (±)-4-[2-metil-4-okso-3,3-difenil-4-(1-pirolidinil)-butil]-morfolina
  80. Rasemorfan : (±)-3-hidroksi-N-metilmorfinan
  81. Sufentanil : N-[4-(metoksimetil)-1-[2-(2-tienil)-etil -4-piperidil] propionanilida
  82. Tebaina
  83. Tebakon : asetildihidrokodeinona
  84. Tilidina : (±)-etil-trans-2-(dimetilamino)-1-fenil-3-sikloheksena-1-karboksilat
  85. Trimeperidina : 1,2,5-trimetil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
  86. BENZILPIPERAZIN (BZP), N-BENZILPIPERAZIN : 1-Benzilpiperazin
  87. METAKLOROFENILPIPERAZIN (MCPP) : 1-(3-Klorofenil)piperazin
  88. DIHIDROETORFIN : 7,8-Dihidro-7α-[1-(R)-hidroksi-1-metilbutil]-6,14-endoetanotetrahidrooripavina
  89. ORIPAVIN : 3-O-Demetiltebain
  90. REMIFENTANIL : Asam1-(2-Metoksikarboniletil)-4-(fenilpropionilamino)-piperidina-4-karboksilat metil ester
  91. Garam-garam dari Narkotika dalam golongan tersebut di atas.

 

C. Daftar Narkotika Golongan III

  1. Asetildihidrokodeina
  2. Dekstropropoksifena : α-(+)-4-dimetilamino-1,2-difenil-3-metil-2-butanol propionat
  3. Dihidrokodeina
  4. Etilmorfina : 3-etil morfina
  5. Kodeina : 3-metil morfina
  6. Nikodikodina : 6-nikotinildihidrokodeina
  7. Nikokodina : 6-nikotinilkodeina
  8. Norkodeina : N-demetilkodeina
  9. Polkodina : Morfoliniletilmorfina
  10. Propiram : N-(1-metil-2-piperidinoetil)-N-2-piridilpropionamida
  11. Buprenorfina : 21-siklopropil-7-α-[(S)-1-hidroksi-1,2,2-trimetilpropil]-6,14-endo-entano-6,7,8,14- tetrahidrooripavina           
  12. CB 13, nama lain CRA 13 atau SAB-378 : Naftalen-1-il[4-(pentiloksi)naftalen-1-il]etanona                                        
  13. Garam-garam dari Narkotika dalam golongan tersebut diatas
  14. Campuran atau sediaan difenoksin dengan bahan lain bukan narkotika
  15. Campuran atau sediaan difenoksilat dengan bahan lain bukan narkotika 

*) Warna biru merupakan tambahan/perubahan penggolongan narkotika berdasarkan Permenkes No. 7 Tahun 2018 Tentang Perubahan Penggolongan Narkotika

Please follow and like us:
0

  • 0

Daftar Prekursor Narkotika Menurut Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika

Category : Artikel

 TABEL I

  1. Acetic Anhydride.
  2. N-Acetylanthranilic Acid.
  3. Ephedrine.
  4. Ergometrine.
  5. Ergotamine.
  6. Isosafrole.
  7. Lysergic Acid.
  8. 3,4-Methylenedioxyphenyl-2-propanone.
  9. Norephedrine.
  10. 1-Phenyl-2-Propanone.
  11. Piperonal.
  12. Potassium Permanganat.
  13. Pseudoephedrine.
  14. Safrole.

 TABEL II

  1. Acetone.
  2. Anthranilic Acid.
  3. Ethyl Ether.
  4. Hydrochloric Acid.
  5. Methyl Ethyl Ketone.
  6. Phenylacetic Acid.
  7. Piperidine.
  8. Sulphuric Acid.
  9. Toluene.
Please follow and like us:
0

#STOPNARKOBA

Pencarian

Kategori